12 Sep 2015

Contoh Essay (Esai) LPDP - Rencana Studi

Contoh Essay (esai) LPDP

Logo LPDP
Rencana Studi
Mengingat pentingnya kemampuan berbahasa Inggris saat ini termasuk dalam bidang publikasi ilmiah internasional, teknologi yang umumnya menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa utama, persiapan menuju ASEAN Free Trade Area (AFTA), komunikasi internasional termasuk dalam hal politik, forum internasional bagi pelajar-pelajar Indonesia, sebagai usaha terhindar dari kesalahpahaman karena bahasa ketika masyarakat Indonesia berkunjung ke negara lain, dan manfaat lainnya, saya memutuskan melanjutkan studi master (S2) saya pada bidang pengajaran bahasa Inggris yaitu MSc Teaching English to Speakers of Other Languages (TESOL) sebagai kelanjutan studi S1 saya pada bidang Pendidikan Bahasa Inggris.

Mempertimbangkan pentingnya bagi saya untuk belajar di negeri berbahasa Inggris, manfaat melanjutkan studi di universitas terbaik, kesesuaian antara mata pelajaran dengan keadaan (tantangan) yang terjadi pada pengajaran bahasa Inggris di Indonesia, dan hal berpengaruh lainnya, saya memutuskan memusatkan studi master saya di University of Edinburgh yang terletak di Edinburgh, Scotland, United Kingdom (UK). University of Edinburgh berada pada peringkat ke-17 terbaik dunia dan terbaik ke-18 dalam bidang pendidikan (sumber: QS World University Rankings 2014/2015).

Pada semester satu saya akan mengambil empat mata kuliah yang kesemuanya merupakan mata kuliah wajib, tiga di antaranya masing-masing 20 kredit, dan satu lainnya 10 kredit, sehingga nominal kredit yang akan saya selesaikan di semester ini ialah 70 kredit. Ke tiga mata kuliah itu ialah Language and the Learner, TESOL Methodology, dan Second Language Teaching Curriculum; sementara mata kuliah yang lainnya, yang memiliki 10 kredit, ialah Sources of Knowledge.

Pada semester dua saya akan mengambil dua mata kuliah wajib yaitu Conceptualising Research dan Planning Research, dan berkesempatan untuk memilih dua mata kuliah lainnya. Mengingat keadaan pengajaran bahasa Inggris di Indonesia yang sesuai dengan rencana penelitian (disertasi) saya, dari beberapa mata kuliah yang ada saya berencana mengambil Evaluation and Design of Materials dan Language and Culture Pedagogy.

Mata kuliah di atas akan membantu saya menyelesaikan proyek disertasi saya ke depannya yang berjudul “A Study on English Language Curriculum in Indonesian Senior High Schools” (Studi Terhadap Kurikulum Pengajaran Bahasa Inggris di Tingkat Sekolah Menengah Atas/SMA). Tujuan pengajaran bahasa Inggris yang tecakup dalam aturan Kemendiknas ialah untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris. Hal ini sesuai dengan begitu banyaknya pelatihan dan rekomendasi ke para guru dalam mengajarkan bahasa Inggris untuk komunikasi. Sesuai pengalaman saya dalam mengajar bahasa Inggris, baik sebagai pengajar di institusi-institusi swasta (kursusan bahasa Inggris) maupun sebagai pengajar Pusat Bahasa dalam kampus (UIN Alauddin), saya menemukan bahwa bahasa Inggris sebagai alat komunikasi begitu ditekankan ke para siswa sehingga sebagai pengajar saya selalu diinstruksikan untuk aktif dalam menyediakan metode pengajaran bahasa Inggris yang komunikatif.

Walaupun begitu ditekankankannya pengajaran bahasa Inggris yang komunikatif, dalam realitasnya Ujian Nasional (UN) sebagai evaluasi pembelajaran termasuk bahasa Inggris tidak memasukkan skill speaking untuk dievaluasi. Namun yang di-evaluasi ialah skill reading dan listening. Tidak hanya itu, berbeda dengan Ujian Nasional, penerimaan mahasiwa baru di berbagai universitas Indonesia yang menyediakan tes bahasa Inggris pun berbeda. Ada yang berfokus pada skill reading saja bahkan ada yang masih saja berfokus pada tes grammar atau structure. Ketidaksesuaian ini kemudian mendorong saya untuk mengadakan penelitian pada bidang evaluasi kurikulum pengajaran bahasa Inggris di Indonesia.

Bidang TESOL, University of Edinburgh, menyediakan grup bagi para peneliti (ahli) di bidang TESOL yang ada di University of Edinburgh. Grup itu bernama Edinburgh TESOL & Applied Language (ETAL) Research Group. Grup ini menyediakan ruang bagi mahasiswa bekerja sama dengan staf pengajar TESOL untuk aktif dalam aktifitas-aktifitas sosial dan yang terkait penelitian termasuk menyediakan berbagai seminar, konferensi, proyek penelitian, dan sekolah musim panas bidang TESOL. Komunitas ini sesuai dengan visi saya ke depannya untuk bisa aktif dalam bidang penelitian. Kesempatan ini tidak hanya membantu saya dalam meningkatkan kemampuan saya dalam status dosen (pengajar) bahasa Inggris nantinya tapi juga sebagai peneliti bidang pengajaran Bahasa Inggris. 

Tips - Jangan pernah melakukan copas dalam esai pendaftaran beasiswa bahkan satu kalimatpun! Setiap penyedia beasiswa punya database mereka masing-masing sehingga akan ketahuan.

Don't Miss



comments

0 comments:

Post a Comment